Menurutteori Waddington, mengenai "develope mental land scape", jika seorang anak di tempatkan pada suatu lingkungan tertentu, maka sulitlah bagi kalangan tersebut untuk mengubah pengaruhnya, terlebih lagi jika lingkungan itu sangat kuat mempengaruhi anak tersebut.Dengan demikian untuk mencegah penggunaan narkoba, maka land scape (lingkungan) yang baik saat ini adalah lingkungan Islam.
Narkoba(singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.
Question1. 30 seconds. Q. Ternyata badai ekonomi membuat beberapa wilayah negeri ini bergolak. Efek domino lepasnya Timor Timur tampak semakin menggejala. Di sana-sini muncul wacana tentang kemerdekaan wilayah. Dengan demikian, negeri ini menghadapi bahaya mahahebat, yakni disintegrasi. Kutipan karangan di atas termasuk jenis karangan.
ContohParagraf Argumentasi adalah sebagai berikut. 1. Narkoba Menghancurkan Generasi Bangsa. Akhir - akhir ini narkoba telah merajalela di negeri kita. Semua kalangan dimulai dari masyarakat bawah hingga masyarakat kelas atas telah menggunakan narkoba. Bahkan lebih parahnya lagi adalah narkoba juga telah merasuki para penegak hukum di negeri
Paragrafpertama masuk dalam struktur teks eksposisi yakni A. Tesis . B. Argumentasi. yang 51.899 orang di antaranya terkait kasus narkoba. Dari jumlah itu, 759 orang di antaranya adalah produsen narkoba, Kejadian demi kejadian dialami di dalam negeri dan telah memberi dampak yang sangat besar. 3) Banyak orang mengalami kerugian
bKA5. Contoh Paragraf Argumentasi tentang Narkoba dalam Bahasa Indonesia – Salah satu jenis-jenis paragraf adalah paragraf argumentasi. Paragraf ini merupakan paragraf yang berisi pendapat pendapat penulis terhadap suatu tema dengan fakta dan data sebagai penguat pendapatnya. Paragraf atau alinea ini sendiri termasuk ke dalam jenis-jenis paragraf berdasarkan isinya, selain paragraf narasi, contoh kalimat dan paragraf persuasi, dan paragraf deskripsi. Contoh dari paragraf ini sudah pernah ditampilkan sebelumnya, yakni contoh paragraf argumentasi tentang lingkungan sekolah, dan contoh paragraf argumentasi tentang sampah. Artikel kali ini pun juga akan menampilkan contoh paragraf argumentasi, di mana contoh tersebut berisi tema narkoba. Tema itu sendiri sudah dijadkan beberapa artikel, seperti contoh karangan eksposisi tentang narkoba, contoh paragraf deduktif tentang narkoba, contoh paragraf induktif tentang narkoba, dan contoh paragraf sebab akibat tentang narkoba. Adapun contoh paragraf argumentasi tentang narkoba dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut. Contoh 1 Pemerintah mesti terus menerus merevisi undang-undang terkait narkoba. Sebab, saat ini sudah banyak bermunculan jenis-jenis narkoba baru. Menurut data yang dikeluarkan World Drugs Report pada 2016–yang dilansir dari laman Detik, sudah ada 644 jenis narkoba baru yang muncul di berbagai belahan dunia, di mana 65 diantaranya sudah masuk ke Indonesia. Sayangnya, dari ke-65 jenis itu, baru 43 jenis saja yang sudah terdaftar di dalam undang-undang. Salah satu diantara jenis narkoba baru itu adalah Kava. Jenis narkoba yang berbentuk seperti minuman herbal ini ditemukan oleh pihak BNN Jakarta Utara setelah melekukan razia di daerah Koja, Jakarta Utara. Sayangnya, para pemakai narkoba ini tidak dapat diproses secara hukum karena Kava belum masuk ke dalam undang-undang. Oleh karena itu, perevisian undang-undang tentang narkoba harus dilakukan agar jenis-jenis narkoba yang baru masuk ke Indonesia bisa didata secara detil. Dengan begitu, para pengedar dan pemakai narkoba jenis baru bisa diproses secara hukum, dan kasus yan terjadi di kota Koja pun tidak terulang kembali. Selain itu, masyarakat juga menjadi tahu dan mengenal jenis-jenis narkoba yang baru, sehingga mereka bisa lebih waspada jika jenis-jenis narkoba itu ada di sekitar mereka. Contoh 2 Yang mesti dikampanyekan dalam memerangi narkoba adalah penyalahgunaannya, bukan narkobanya. Sebab, beberapa jenis narkoba sendiri sebetulnya sangat bermanfaat bagi dunia medis. Hanya saja, sejumlah oknum tak bertanggung jawab telah menyalahgunakan fungsinya, sehingga menimbulkan kerugian dan keresahan di masyarakat. Hal ini senada dengan yang dipaparkan Dr. Subagyo Partodiharjo dalam bukunya yang berjudul “Kenali Narkoba & Musuhi Penyalahgunaannya.” Dalam bukunya itu, beliau menyebut bahwa beberapa jenis narkoba sangat bermanfaat bagi dunia medis, entah itu sebagai pembiusan saat operasi ataupun pembiusan bagi pasien penderita gangguan jiwa. Pemakaiannya pun sangat disesuaikan dengan kebutuhan pasien, tak seperti narkoba yang tengah beredar dan disalahgunakan dilingkungan masyarakat. Maka dari itu, yang harus kita lakukan saat ini adalah mencegah atau memberantas para oknum penyalahgunaan narkoba, bukan narkoba itu sendiri. Sebab, seperti yang sudha dijelaskan sebelumnya, beberapa jenis narkoba mempunyai manfaat yang baik untuk di dunia medis jika pemakaiannya sesuai dengan kebutuhan. Demikianlah beberapa contoh paragraf argumentasi tentang narkoba dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan bagi para pembaca sekalian dalam ranah pembelajaran bahasa Indonesia. Sekian dan terima kasih.
Contoh Paragraf Sebab Akibat tentang Narkoba beserta Penjelasannya – Paragraf sebab akibat merupakan salah satu jenis-jenis paragraf berdasarkan pola pengembangannya selain paragraf klasifikasi dan contoh paragraf analogi singkat. Paragraf ini merupakan paragraf yang berisi pola sebab-akibat dari tema yang tengah dibahas. Adapun pola sebab-akibat sendiri juga ada di dalam paragraf induktif. Paragraf sebab akibat mempunyai tiga jenis, yaitu Paragraf Sebab-Akibat adalah paragraf yang diawali sebab lalu diakhiri dengan akibat. Akibat-Sebab adalah paragraf atau alinea yang diawali akibat lalu diakhiri dengan sebab. Sebab-Akibat1-Akibat2 alinea yang diawali sebab dan diakhiri dengan dua akibat, diaman akibat yang pertama akibat1 menjadi sebab bagi yang lainnya. Adapun pada artikel kali ini akan menyajikan beberapa contoh paragraf sebab akibat, di mana contoh-contoh yang disajikan mempunyai tema khusus, yaitu narkoba. Tema tersebut sudah dijadikan tema pada artikel-artikel sebelumnya, seperti contoh karangan eksposisi tentang narkoba, contoh paragraf induktif tentang narkoba, dan contoh paragraf deduktif tentang narkoba. Beberapa contoh paragraf sebab akibat tentang narkoba bisa dilihat di bawah ini. Contoh 1 Secara geografis, letak negara Indonesia sangatlah strategis, di mana negara beribukotakan Jakarta ini terletak di antara dua samudera dan dua benua, serta mempunyai jumlah pulau yang begitu banyak. Hal itu menyebabkan negara ini dapat dimasuki oleh semua orang, termasuk para pengedar narkoba. Akibatnya, para pengedar narkoba dapat masuk ke Indonesia dari arah manapun dan peredaran narkoba pun jadi susah dibendung. Maka tak heran jika jumlah pecandu narkoba kian banyak jumlahnya, mulai dari orang dewasa, hingga anak-anak dan ibu rumah tangga. Penjelasan Paragraf sebab akibat di atas menggunakan jenis paragraf sebab-akibat. Hal itu bisa dilihat dari adanya kalimat-kalimat sebab yang ada di paragraf awal dan kemudian diakhiri dengan kalimat-kalimat akibat. Contoh 2 Akibat yang ditimbulkan dari mengkonsumsi tembakau gorila adalah sensasi aneh yang dirasakan oleh penggunanya, di mana sang pengguna tembakau gorila akan merasa seperti ditindih oleh seekor gorila. Adapun hal itu disebabkan karena adanya kandungan ganja sintetis yang ada di dalam tembakau tersebut. Penjelasan Paragraf sebab akibat di atas menggunakan jenis paragraf akibat-sebab. Hal itu bisa dilihat dari adanya kalimat akibat yang ada di bagian awal paragraf. Kalimat tersebut lalu disambung dengan kalimat sebab yang sekaligus menjadi penutup paragraf di atas. Contoh 3 Penyalahgunaan narkotika dapat menyebabkan dampak negatif bagi penggunanya. Adapun akibat yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba adalah gangguan mental. Orang yang menggunakan narkoba akan mengalami kondisi mental yang membuatnya seperti orang aneh atau orang gila. Hal itu pun menjadi pemicu perilaku aneh para pengguna yang mengakibatkan kerugian bagi dari pengguna atau pecandu sendiri maupun orang lain. Penjelasan Paragraf di atas menggunakan jenis paragraf sebab-akibat1-akibat2. Hal itu bisa dilihat dari adanya dua kalimat yang menggunakan kata akibat/mengakibatkan yang ada di paragraf di atas. Akibat1 yag ad di paragraf contoh 3 adalah terletak pada kalimat 2 hingga kalimat 3 adapun akibat… dst. Sementara kalimat terakhir di paragraf tersebut adalah akibat2. Contoh-contoh di atas hanya sebagian kecil dari contoh paragraf sebab akibat tentang narkoba beserta penjelasannya. Pembaca bisa mengembangkan dan mengkreasikan sendiri contoh dari paragraf sebab akibat. Adapun untuk pembahasan kali ini dicukupkan sampai di sini saja. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan para pembaca di dalam ranah bahasa Indonesia. Terima kasih.
Saat ini bahaya dan dampak narkoba atau narkotika dan obat-obatan pada kehidupan dan kesehatan pecandu dan keluarganya semakin meresahkan. Bagai dua sisi mata uang narkoba menjadi zat yang bisa memberikan manfaat dan juga merusak kesehatan. Seperti yang sudah diketahui, ada beberapa jenis obat-obatan yang termasuk ke dalam jenis narkoba yang digunakan untuk proses penyembuhan karena efeknya yang bisa menenangkan. Namun jika dipakai dalam dosis yang berlebih, bisa menyebabkan kecanduan. Penyalahgunaan ini mulanya karena si pemakai merasakan efek yang menyenangkan. Dari sinilah muncul keinginan untuk terus menggunakan agar bisa mendapatkan ketenangan yang bersifat halusinasi. Meski dampak narkoba sudah diketahui oleh banyak orang, tetap saja tidak mengurangi jumlah pemakainya. Bahaya narkoba hingga menjadi kecanduan tersebut memang bisa disembuhkan, namun akan lebih baik jika berhenti menggunakannya sesegera mungkin atau tidak memakai sama sekali. Pengertian Narkoba Narkotika dan Obat-obatan Narkotika adalah zat atau obat baik yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang. Sementara menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan. Obat-obatan tersebut dapat menimbulkan kecanduan jika pemakaiannya berlebihan. Pemanfaatan dari zat-zat itu adalah sebagai obat penghilang nyeri serta memberikan ketenangan. Penyalahgunaannya bisa terkena sanksi hukum. Untuk mengetahui apa saja jenis dan bahaya narkoba bagi kesehatan, simak ulasannya berikut ini. Jenis-jenis Narkoba Narkotika dan Obat-obatan Kandungan yang terdapat pada narkoba tersebut memang bisa memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan jika disalahgunakan. Menurut UU tentang Narkotika, jenisnya dibagi menjadi menjadi 3 golongan berdasarkan pada risiko ketergantungan. Narkotika Golongan 1 Narkotika golongan 1 seperti ganja, opium, dan tanaman koka sangat berbahaya jika dikonsumsi karena beresiko tinggi menimbulkan efek kecanduan. Narkotika Golongan 2 Sementara narkotika golongan 2 bisa dimanfaatkan untuk pengobatan asalkan sesuai dengan resep dokter. Jenis dari golongan ini kurang lebih ada 85 jenis, beberapa diantaranya seperti Morfin, Alfaprodina, dan lain-lain. Golongan 2 juga berpotensi tinggi menimbulkan ketergantungan. Narkotika Golongan 3 Dan yang terakhir, narkotika golongan 3 memiliki risiko ketergantungan yang cukup ringan dan banyak dimanfaatkan untuk pengobatan serta terapi. Seperti yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa jenis narkoba yang bisa didapatkan secara alami namun ada juga yang dibuat melalui proses kimia. Jika berdasarkan pada bahan pembuatnya, jenis-jenis narkotika tersebut di antaranya adalah Narkotika Jenis Sintetis Jenis yang satu ini didapatkan dari proses pengolahan yang rumit. Golongan ini sering dimanfaatkan untuk keperluan pengobatan dan juga penelitian. Contoh dari narkotika yang bersifat sintetis seperti Amfetamin, Metadon, Deksamfetamin, dan sebagainya. Narkotika Jenis Semi Sintetis Pengolahan menggunakan bahan utama berupa narkotika alami yang kemudian diisolasi dengan cara diekstraksi atau memakai proses lainnya. Contohnya adalah Morfin, Heroin, Kodein, dan lain-lain. Narkotika Jenis Alami Ganja dan Koka menjadi contoh dari Narkotika yang bersifat alami dan langsung bisa digunakan melalui proses sederhana. Karena kandungannya yang masih kuat, zat tersebut tidak diperbolehkan untuk dijadikan obat. Bahaya narkoba ini sangat tinggi dan bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan jika disalahgunakan. Salah satu akibat fatalnya adalah kematian. Bahaya dan Dampak Narkoba pada Hidup dan Kesehatan Peredaran dan dampak narkoba saat ini sudah sangat meresahkan. Mudahnya mendapat bahan berbahaya tersebut membuat penggunanya semakin meningkat. Tak kenal jenis kelamin dan usia, semua orang berisiko mengalami kecanduan jika sudah mencicipi zat berbahaya ini. Meski ada beberapa jenis yang diperbolehkan dipakai untuk keperluan pengobatan, namun tetap saja harus mendapatkan pengawasan ketat dari dokter. Ada banyak bahaya narkoba bagi hidup dan kesehatan, di antaranya adalah Dehidrasi Penyalahgunaan zat tersebut bisa menyebabkan keseimbangan elektrolit berkurang. Akibatnya badan kekurangan cairan. Jika efek ini terus terjadi, tubuh akan kejang-kejang, muncul halusinasi, perilaku lebih agresif, dan rasa sesak pada bagian dada. Jangka panjang dari dampak dehidrasi ini dapat menyebabkan kerusakan pada otak. Halusinasi Halusinasi menjadi salah satu efek yang sering dialami oleh pengguna narkoba seperti ganja. Tidak hanya itu saja, dalam dosis berlebih juga bisa menyebabkan muntah, mual, rasa takut yang berlebih, serta gangguan kecemasan. Apabila pemakaian berlangsung lama, bisa mengakibatkan dampak yang lebih buruk seperti gangguan mental, depresi, serta kecemasan terus-menerus. Menurunnya Tingkat Kesadaran Pemakai yang menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang berlebih, efeknya justru membuat tubuh terlalu rileks sehingga kesadaran berkurang drastis. Beberapa kasus si pemakai tidur terus dan tidak bangun-bangun. Hilangnya kesadaran tersebut membuat koordinasi tubuh terganggu, sering bingung, dan terjadi perubahan perilaku. Dampak narkoba yang cukup berisiko tinggi adalah hilangnya ingatan sehingga sulit mengenali lingkungan sekitar. Kematian Dampak narkoba yang paling buruk terjadi jika si pemakai menggunakan obat-obatan tersebut dalam dosis yang tinggi atau yang dikenal dengan overdosis. Pemakaian sabu-sabu, opium, dan kokain bisa menyebabkan tubuh kejang-kejang dan jika dibiarkan dapat menimbulkan kematian. Inilah akibat fatal yang harus dihadapi jika sampai kecanduan narkotika, nyawa menjadi taruhannya. Gangguan Kualitas Hidup Bahaya narkoba bukan hanya berdampak buruk bagi kondisi tubuh, penggunaan obat-obatan tersebut juga bisa mempengaruhi kualitas hidup misalnya susah berkonsentrasi saat bekerja, mengalami masalah keuangan, hingga harus berurusan dengan pihak kepolisian jika terbukti melanggar hukum. Pemakaian zat-zat narkotika hanya diperbolehkan untuk kepentingan medis sesuai dengan pengawasan dokter dan juga untuk keperluan penelitian. Selebihnya, obat-obatan tersebut tidak memberikan dampak positif bagi tubuh. Yang ada, kualitas hidup menjadi terganggu, relasi dengan keluarga kacau, kesehatan menurun, dan yang paling buruk adalah menyebabkan kematian. Karena itu, jangan coba-coba memakai barang berbahaya tersebut karena resikonya sangat tinggi bagi hidup dan kesehatan. Terkait
0% found this document useful 0 votes13K views1 pageOriginal TitleContoh Paragraf Argumentasi Tentang Bahaya Narkoba Bagi Remaja 1Copyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsPDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes13K views1 pageContoh Paragraf Argumentasi Tentang Bahaya Narkoba Bagi RemajaOriginal TitleContoh Paragraf Argumentasi Tentang Bahaya Narkoba Bagi Remaja 1Jump to Page You are on page 1of 1Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel the full document with a free trial!
paragraf argumentasi tentang bahaya narkoba