Liputan6com, Jakarta - Pangandaran adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Ciamis di utara, Kabupaten Cilacap di timur, Samudera Hindia di selatan, serta Kabupaten Tasikmalaya di barat. Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu kabupaten termuda di Indonesia. Usianya baru satu dekade pada 2022 ini. ObjekWisata Pantai Pangandaran ialah tujuan wisata yang sudah jadi primadona bagi penduduk jawa barat. Salah satu tempat wisata terpopuler di jabar ini mempunyai beraneka ragam kegiatan wisata pantai yg menyenangkan, diantaranya merupakan berenang, perahu pesiar, memancing, berkeliling bersama sepeda, para sailing, jet ski, & sebagainya TRIBUNVIDEO.COM - Libur lebaran, objek wisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat dipadati wisatawan. Tampak, ribuan PantaiIndah Pangandaran adalah sebuah pantai yang terletak di pantai selatan. Menurut Asia Rooms, pantai terbaik di Pulau Jawa terdapat di obyek wisata pantai Jawa Barat. Pantai ini terletak di Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, dengan jarak kurang lebih 92 km arah selatan kota Ciamis. pantai ini banyak diminati oleh turis lokal maupun Padasaat Pangandaran diturunkan tingkatan PPKM-nya dari level II ke level I, jumlah wisatawan di akhir pekan meningkat menjadi 30 ribu wisatawan. Okupansi hotel-hotel setelah diturunkannya level PPKM mencapai 75%, setelah sebelumnya hanya 50% akibat pembatasan kerumunan dan mobilitas masyarakat. Objek wisata yang diandalkan adalah pantai. 42LZM. Pangandaran - Objek wisata Pantai Pangandaran menajdi destinasi yang paling banyak diminati wisatawan di Kabupaten Pangandaran saat masa datangnya hari objek wisata Pangandaran dipicu karena keindahan alam dan panoramanya yang indah. Selain ramah untuk berenang, objek wisata Pantai Pangandaran memiliki ragam budaya dan kuliner khas yang tentunya bisa ada lima fakta menarik seputar Pantai Pangandaran yang mungkin belum kamu tahu. Berikut ini detikJabar sajikan lima fakta menarik Pantai Pangandaran 1. Asal-usul Nama PangandaranNama Pangandaran berasal dari dua kalimat yakni, Pangan dan Daran. Dalam sejarah tutur yang beredar di masyarakat Pangandaran, Jawa Barat. Kata Pangan artinya makanan, sedangkan kata Daran berasal dari andar-andar yang artinya diartikan lebih jelasnya, nama Pangandaran diartikan para pendatang yang membawa versi lainnya menyebutkan, Pangandaran diartikan sebagai pusat mencarinya sumber makanan atau sumber pendapatan untuk warga sekitar mencari sudah disebut dalam Uga atau ramalan leluhur Cijulang dalam kitab Kacijulangan. Di sana disebutkan Pangandaran Boga Ngaran Jadi Hamparan. Artinya Pangandaran akan memiliki wilayah kawasan yang luas dengan kekuasaan mandiri dan memiliki nama besar dan terkenal, serta menjadi pusat hilir mudik Merayakan Libur Lebaran di Pangandaran Ramai Sejak Tahun 1929Dalam catatan digital, dokumen milik Collectiedatabase Van Stichting National Museum Van Amsterdam Tropen-Museum Royal Institute, memperlihatkan suasana Lebaran tempo dulu. Pada dokumen itu tertulis dalam bahasa Belanda Stransgenoegens Bij Pangandaran, Lebaran tersebut membuktikan bahwa pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Pangandaran sudah dikenal sebagai salah satu objek wisata pantai. Dalam keterangan yang dirangkum dari beberapa literatur yang dihimpun detikJabar, ada dua objek wisata Bahari yang dikenal zaman Belanda yakni, Muritis Bay atau sekarang disebut Pantai Barat Pangandaran dan Batoe Lajer atau dikenal yang ada di dua objek wisata tersebut tak hanya berasal dari bangsa Belanda, tetapi dari kalangan Wisata Alam yang BeragamPangandaran tak hanya soal pantai saja, wisata alamnya terbilang sangat lengkap dan banyak. Wisata alam di Pangandaran hampir ada di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten antaranya, objek wisata Pantai Pangandaran, Green Canyon, Sungai Santirah dan Citumang, Situ Cisamping, Gunung Parang, Puncak Manci dan Puncak Embun Gunung Akulturasi BudayaPangandaran pernah dipimpin beberapa kerajaan dan pemerintahan penjajah. Setelah runtuhnya Kerajaan Sunda pada 1579, wilayah Pangandaran diteruskan oleh Kerajaan Sumedanglarang yang wilayahnya membentang dari Sungai Cisadane sampai Sungai sebelum Kerajaan Sunda, Kerajaan Galuh merupakan pemerintahan yang memipin wilayah Pangandaran. Pada 1595 Pangandaran sempat masuk Kerajaan Mataram. Selain itu, Pangandaran pernah terbagi dua menjadi bagian wilayah Sukapura dan wilayah penduduk Pangandaran memiliki bahasa campuran Sunda dan Jawa. Terlepas dari adat dan budaya pesantren yang melekat dari Sukapura. Dengan ciri terdapatnya banyak pesantren dan peninggalan situs tokoh penyebar agama kopra di Pangandaran tahun 1929. Foto Istimewa5. Pusat Perdagangan Kelapa dan Kopra Terbesar Se-Asia Zaman BelandaSelain menjadi pusat wisata Bahari, Pangandaran dikenal sebagai wilayah komoditas perdagangan kelapa dan kopra terbesar pada zaman Belanda se-Asia zamannya komoditas kelapa menjadi salahsatu paling penting di wilayah priangan timur, khususnya Pangandaran. Pemerintah Belanda pada waktu itu mengembangkan perkebunan kelapa di industri perkenunan kelapa adalah kopra. Lokasi pabriknya berada di sekitaran pantai Pangandaran, yang kini menjadi tempat relokasi pasar wisata. Simak Video "Lantunan Al Fatihah dari Wanita ODGJ di Majalengka" [GambasVideo 20detik] ors/ors Pantai Pangandaran Admin, 03/12/2020, 1789 Sejuta Kenangan Pantai Pangandaran Pantai yang menjadi ikon wisata Pangandaran ini, selalu ramai dikunjungi baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Daya tarik utama dari Pantai Pangandaran adalah Pantai Barat, Pantai Timur dan kawasan Kampung Turis. Pantai Barat memiliki ombak yang tidak begitu besar dan hamparan pasir yang luas membentang di sepanjang sisinya. Oleh karena itu, Pantai Barat merupakan tempat favorit wisatawan untuk bermain air di tepian pantai, bermain boogie, menikmati keindahan sunset, menyewa sepeda/motor ATP, surfing atau hanya sekedar melepas lelah sembari meminum es dawegan es kepala hijau. Selain itu, wisata malam di Pantai Barat pun tak kalah menarik. Wisatawan dapat menyewa odong –odong red- mobil gowes untuk berkeliling kawasan wisata. Riuh tawa pecah ketika wisatawan harus mengayuh ekstra di jalan tanjakan. Tak hanya itu, kerlap – kerlip lampu odong-odong dan suara musik yang diputar pun semakin memeriahkan suasana wisata malam. Berbeda dengan Pantai Barat, di Pantai Timur wisatawan dapat melihat sunrise ketika cuaca bersahabat dan bermain water sport seperti banana boat. Di kawasan ini, wisatawan juga dapat menemukan beragam tempat kuliner seafood dan olahan seafood goreng sebagai buah tangan untuk sanak keluarga atau sahabat di rumah. Tak hanya itu, di pagi hingga siang hari wisatawan dapat melihat rutinitas masyarakat nelayan yang mencari ikan dengan menggunakan jaring ered. Sebuah kearifan lokal yang juga menjadi daya tarik wisata tentunya. Setelah berkeliling Pantai Barat dan Pantai Timur, kurang lengkap rasanya jika kalian tidak mampir ke area Kampung Turis. Disini terdapat caffe dan rumah makan dengan konsep alami yang dapat dilihat dari bangunannya yang menggunakan bambu dan bentuknya yang unik. Menu yang disajikan pun beragam dari menu Asia hingga Eropa. Kawasan ini ramai dikunjungi oleh wisatawan pada malam hari, khususnya malam Minggu. Kemeriahan malam pun semakin lengkap dengan iringan live music yang ditampilkan oleh masing-masing caffe.

fakta pada artikel objek wisata pantai pangandaran